Dekorasi Rumah Duka Veil adalah sebuah persembahan dekorasi yang dirancang dengan kelembutan dan kesucian, khusus untuk menciptakan suasana yang sangat tenang, murni, dan penuh penghormatan dalam momen perpisahan terakhir. Rangkaian ini memadukan keindahan bunga-bunga putih pilihan dengan simbolisme mendalam, membentuk sebuah “selubung” visual yang damai, mengiringi kepergian orang terkasih. Setiap elemen dalam dekorasi ini dirancang untuk memancarkan aura ketenangan, kehormatan, dan kenyamanan, seolah menjadi tirai suci yang membimbing jiwa menuju peristirahatan abadi.
Ciri khas utama dari Dekorasi Rumah Duka Veil adalah dominasi mutlak warna putih bersih atau krem lembut pada seluruh elemen bunga. Warna putih, dalam konteks duka cita, secara universal melambangkan kemurnian jiwa, kedamaian abadi, kesucian, dan penghormatan tertinggi. Penggunaan palet warna tunggal ini menciptakan atmosfer yang sangat hening, murni, dan menenangkan, seolah menyelimuti suasana duka dengan selubung kesucian yang mendalam. Kombinasi mawar putih dan lili putih yang anggun, bersama dengan hamparan kelopak, menciptakan tekstur dan dimensi yang kaya namun tetap mempertahankan esensi kemurnian.
Sebagai titik fokus utama yang sakral dan mendalam, sebuah salib berukuran besar tersusun apik dari paduan mawar putih atau krem yang padat. Salib ini diletakkan di bagian tengah area persemayaman, menonjolkan makna spiritual yang mendalam. Sebuah sentuhan unik yang menonjol adalah satu kuntum mawar kuning cerah yang diletakkan di persimpangan salib, melambangkan cahaya, harapan, dan ingatan akan sukacita yang pernah ada, menjadi simbol kehidupan yang terus bersinar meskipun di tengah duka. Dedaunan hijau gelap yang sedikit terlihat di belakang bunga menambah kontras dan kesan alami. Salib bunga ini tidak hanya menjadi simbol iman dan harapan akan kehidupan kekal, tetapi juga penanda kehadiran ilahi yang menaungi prosesi.
Di bagian dasar, sebuah hamparan kelopak mawar putih atau krem yang melimpah menutupi lantai, membentuk pola oval yang indah di sekeliling salib. Kelopak-kelopak ini menciptakan “selubung” atau “tirai” visual yang lembut dan suci, seolah menjadi alas yang empuk bagi salib. Di dalam hamparan kelopak ini, sebuah area rumput sintetis hijau cerah diletakkan sebagai dasar salib, memberikan kontras alami dan kesan kesegaran yang abadi. Hamparan kelopak ini bukan hanya elemen dekoratif, tetapi juga simbol kemurnian dan pelepasan yang damai.
Di bagian belakang salib, sebuah meja sederhana dibalut dengan kain putih bersih. Di atas meja ini, dua rangkaian bunga berbentuk bulat sempurna ditempatkan secara simetris di sisi kiri dan kanan. Setiap rangkaian terdiri dari gubahan padat mawar putih dan lili putih yang anggun, dengan sedikit dedaunan hijau sebagai alas. Penempatan rangkaian bunga di atas meja ini menambah kedalaman visual dan melengkapi komposisi utama, menciptakan latar belakang yang harmonis dan penuh kehormatan.





Reviews
There are no reviews yet.